SENNTV.ID, Makassar – Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi sebagai pendidik kembali ditunjukkan oleh guru-guru UPTD SPF SMPN 26 Makassar melalui kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) Hari Belajar Guru yang dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Ruang Guru UPTD SPF SMPN 26 Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru serta mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang sedang melaksanakan praktik di sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Kepala UPTD SPF SMPN 26 Makassar, Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi “Menjadi Guru Profesional”. Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa profesionalisme guru bukan hanya diukur dari kemampuan mengajar di kelas, tetapi juga dari komitmen untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, berkolaborasi, serta menjadi teladan bagi peserta didik.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui program Hari Belajar Guru, yaitu kebijakan yang mendorong guru meluangkan satu hari dalam setiap minggu untuk belajar bersama. Melalui kebijakan ini diharapkan tumbuh budaya belajar yang kuat di kalangan guru sehingga kompetensi pendidik terus berkembang dan berdampak pada meningkatnya kualitas pembelajaran di sekolah.
Di UPTD SPF SMPN 26 Makassar, program tersebut diwujudkan melalui Komunitas Belajar (Kombel) BALLA UKIRI, sejak tahun 2023 yang secara konsisten menjadi ruang berbagi praktik baik, diskusi, refleksi, serta saling menguatkan kompetensi antarpendidik. Kegiatan Kombel dikoordinasikan oleh Sitti Rabiah Nur, S.Kom., M.Pd. bersama Anas, S.Pd., M.Pd., dengan semangat membangun budaya belajar yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Menariknya, setiap pelaksanaan Kombel menghadirkan narasumber secara bergantian dari kalangan guru maupun pimpinan sekolah. Pola ini memberi kesempatan kepada setiap pendidik untuk berbagi pengalaman, inovasi pembelajaran, serta praktik-praktik baik yang telah diterapkan di kelas. Dengan demikian, setiap guru tidak hanya menjadi peserta belajar, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi rekan sejawat.
Bagi Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., menjadi guru profesional bukan sekadar memenuhi tuntutan administrasi atau menguasai materi pembelajaran, melainkan memiliki semangat untuk terus belajar, terbuka terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Karena itu, beliau terus menginspirasi seluruh guru di UPTD SPF SMPN 26 Makassar agar menjadikan budaya belajar sebagai bagian dari identitas seorang pendidik. Di bawah kepemimpinannya, guru didorong untuk aktif berbagi praktik baik, mengembangkan kompetensi, dan saling menguatkan melalui Komunitas Belajar, sehingga tercipta budaya sekolah yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan