SENNTV.ID, Makassar – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di UPT SPF SMPN 26 Makassar berlangsung penuh warna. Bukan hanya diwarnai berbagai lomba seni dan olahraga, perayaan tahun ini juga menghadirkan kejutan berupa apresiasi kepada guru, murid, mahasiswa PPG, dan orang tua murid.
Rangkaian lomba dilaksanakan selama enam hari, mulai 9 hingga 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun sportivitas, serta menumbuhkan semangat gotong royong seluruh warga sekolah.
Salah satu hal baru yang dilaksanakan tahun ini adalah lomba tadarus Al-Qur’an bagi guru, tenaga kependidikan, staf, dan mahasiswa PPG. Kegiatan ini menjadi bagian yang menarik sekaligus sarat nilai spiritual dalam rangkaian perayaan kemerdekaan.
Enam peserta berhasil mendapatkan apresiasi sebagai pemenang, yaitu:
- Sahariah, S.Pd.
- Ita Purnamasari, S.Pd.
- St. Namrijah, S.Pd., M.Pd.
- Muh. Reski – Mahasiswa PPG PJOK
- Hj. Nursyamsi, S.Pd., M.Pd.
- Anas, S.Pd., M.Pd.
Lomba tadarus ini menjadi warna baru dalam kegiatan HUT Kemerdekaan di SMPN 26 Makassar. Selain kompetisi, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun budaya religius di lingkungan sekolah.
Apresiasi Unik untuk Dedikasi Guru Kejutan berikutnya datang dari Kepala Sekolah yang memberikan apresiasi dalam sejumlah kategori khusus.
Penghargaan ini tidak semata-mata berdasarkan prestasi lomba, tetapi diberikan sebagai bentuk penghargaan terhadap kebiasaan positif, dedikasi, kepedulian, dan kontribusi guru dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
Kategori apresiasi tersebut antara lain:- Tercepat Datang ke Sekolahta Purnamasari, S.Pd. dan Hanapiah, S.Pd.
- Paling Lambat Pulang: sekolah: Kamriah, S.Pd.
- Sering Senyum: Rezki Dwiyanti, S.Pd.
- Peduli Sekolah: Hj. Setijawati, S.Pd.
- Cepat Respons Grup WhatsApp: Wajni, S.E.
- Terbaik dalam.pendekatan orang tua : Nur Annisa Yusuf, S.Pd.
- Solidaritas: Sitti Rabiah Nur, S.Kom., M.Pd.
- Lebih awal datang saat upacara : Murni Asir,S.Ag.,S.Pd.
Penghargaan dengan kategori yang unik ini menjadi kejutan tersendiri. Pesannya sederhana: setiap kebaikan, sekecil apa pun, layak dihargai.
Perhatian khusus juga diberikan kepada murid yang menunjukkan ketekunan dalam mengikuti shalat berjamaah. Apresiasi ini diberikan kepada M. Rezki Rasya sebagai bentuk penghargaan atas kebiasaan baik dan keteladanan dalam menjalankan ibadah di lingkungan sekolah.
Apresiasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk membangun kebiasaan positif, disiplin beribadah, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
Kemeriahan HUT Kemerdekaan tahun ini semakin terasa dengan keterlibatan Komite Sekolah dan KKOM (Keluarga Kerukunan Orang Tua Murid). Keduanya turut berkolaborasi dalam memeriahkan berbagai kegiatan lomba.
Hadiah dari Komite diberikan melalui kolaborasi bersama KKOM sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kegiatan sekolah. Kehadiran orang tua murid bukan sekadar sebagai pendukung, tetapi menjadi bagian dari kebersamaan dalam membangun suasana sekolah yang positif, harmonis, dan penuh kekeluargaan.
Perayaan kemerdekaan di SMPN 26 Makassar akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk merayakan kebersamaan, menghargai dedikasi, menumbuhkan kepedulian, dan memberikan apresiasi kepada setiap orang yang telah mengambil bagian dalam perjalanan sekolah.
Karena kemerdekaan bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang menghargai setiap kontribusi dan merayakan kebersamaan.