News Update

­­­Dosen ITB Nobel Indonesia Berkolaborasi dengan Mahasiswa KKN Tematik 2026 Perkuat Kapasitas SDM dan UMKM, Seminar Kewirausahaan Desa Masolo Kecamatan Patampanua Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan Usaha yang Efektif

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pinrang, 21 Agustus 2026. Dalam upaya meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), telah dilaksanakan Seminar Kewirausahaan bagi pelaku UMKM di Desa Masolo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menghadirkan dua Narasumber, Dosen ITB Nobel Indonesia yakni Dr. Nurhaeda Z, S.E., M.M. dan Andi Harnas B., S.Pd., M.M., yang memberikan pembekalan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang efektif sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.

Seminar yang mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas SDM dan Pelaku UMKM melalui Pengelolaan Keuangan Usaha yang Efektif” ini diikuti oleh para pelaku UMKM Desa Masolo dengan antusias. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus motivasi bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha secara profesional sehingga mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.

Dalam pemaparannya, Dr. Nurhaeda Z, S.E., M.M., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai modal utama dalam membangun UMKM yang tangguh dan berdaya saing. Ia mengajak para pelaku usaha untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki pola pikir kewirausahaan yang inovatif.

“Pelaku UMKM yang memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik akan lebih mudah mengembangkan usahanya, memperoleh akses pembiayaan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan bisnis di masa depan,” ungkap Dr. Nurhaeda Z.

Sementara itu, Andi Harnas B., S.Pd., M.M. menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan sebuah usaha. Menurutnya, banyak UMKM memiliki produk yang berkualitas, namun mengalami kesulitan berkembang karena belum menerapkan pencatatan dan pengelolaan keuangan secara baik.

“Pengelolaan keuangan yang efektif bukan hanya tentang mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menjadi dasar dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat, mengukur keuntungan usaha, serta merencanakan pengembangan usaha secara berkelanjutan,” jelas Andi Harnas B.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, khususnya dalam memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, melakukan pencatatan transaksi, hingga menyusun perencanaan keuangan untuk pengembangan bisnis.

Melalui seminar ini, diharapkan para pelaku UMKM di Desa Masolo semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang efektif sebagai langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem UMKM yang lebih profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Seminar kewirausahaan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar mampu mengembangkan usaha secara terencana, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehadiran para narasumber diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus bekal praktis yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku UMKM dalam mengelola usahanya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
News Update Terkait

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami