SENNTV.ID, Makassar – SMP Negeri 28 Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui inovasi GELISAH (Gerakan Lingkungan Sehat). Program ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik sekaligus mendukung terwujudnya sekolah sehat dan ramah lingkungan.
Kepala SMP Negeri 28 Makassar, Andi Suaib, S.Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa GELISAH lahir dari kepedulian terhadap permasalahan sampah yang masih menjadi tantangan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui program ini, seluruh warga sekolah diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemilahan sampah, serta mengelola sampah secara bijak.
“GELISAH bukan sekadar kegiatan kebersihan, tetapi gerakan bersama untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat. Kami ingin peserta didik memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya. Program GELISAH dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, di antaranya pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, pembentukan bank sampah sekolah, kerja bakti rutin, penghijauan lingkungan sekolah, serta edukasi pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Peserta didik juga dilibatkan dalam kampanye lingkungan dan kegiatan proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang berfokus pada gaya hidup berkelanjutan.
Keunggulan inovasi ini terletak pada kolaborasi yang dibangun antara sekolah dengan berbagai pihak, seperti Dinas Pendidikan Kota Makassar, Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, BRIDA Kota Makassar, TPS 3R Pulau Barrang Lompo, serta Bank Sampah Pulau Barrang Lompo. Sinergi tersebut memberikan dukungan berupa edukasi, pendampingan, dan praktik langsung pengelolaan sampah yang efektif.
Sejak diterapkan, program GELISAH telah memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah. Area sekolah menjadi lebih bersih dan tertata, volume sampah yang dibuang berkurang, serta meningkatnya kesadaran peserta didik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan karakter gotong royong, tanggung jawab, dan kepedulian sosial di kalangan peserta didik. Salah satu siswa mengungkapkan bahwa melalui GELISAH dirinya lebih memahami pentingnya memilah sampah dan menjaga lingkungan.
“Sekarang kami sudah terbiasa membuang sampah sesuai jenisnya dan ikut menjaga kebersihan sekolah setiap hari,” tuturnya. Melalui inovasi GELISAH, SMP Negeri 28 Makassar berharap dapat menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi pelopor budaya peduli lingkungan di Kota Makassar. Gerakan ini diharapkan mampu menginspirasi sekolah lain untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.