SENNTV.ID Makassar, — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026, Sabtu (5/9/2026), bertempat di Hotel Remcy, Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–17.00 WITA tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa, Dr. Sennahati, S.Sos., M.I.Kom., didampingi Kepala LP2M Dr. Nururrahmah, S.Si., M.Si., beserta jajaran LP2M Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa.
Monev internal ini merupakan bagian penting dari tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan USY Al Makassari Gowa, khususnya dalam memastikan pelaksanaan program hibah berjalan sesuai dengan target, luaran, standar mutu, serta prinsip akuntabilitas akademik.
Dalam sambutannya, Rektor Dr. Sennahati menegaskan bahwa Monev tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan evaluasi administratif, melainkan menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada mutu, integritas, produktivitas, dan kebermanfaatan.
“Monev hari ini bukan sekadar evaluasi administratif, tetapi merupakan bagian dari komitmen kita dalam membangun budaya mutu, integritas, dan produktivitas akademik di Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa,” ujar Dr. Sennahati.
Pada Tahun Anggaran 2026, LP2M USY Al Makassari Gowa melaksanakan Monev terhadap lima proposal Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan satu program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP).
Rektor berharap seluruh program yang mendapatkan dukungan hibah tidak berhenti pada pemenuhan laporan pertanggungjawaban semata. Lebih dari itu, setiap kegiatan diharapkan mampu menghasilkan karya ilmiah, inovasi, publikasi, pengembangan pengetahuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap seluruh program tersebut tidak berhenti pada laporan pertanggungjawaban, tetapi mampu menghasilkan karya ilmiah, inovasi, publikasi, serta manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Reviewer Dorong Peningkatan Mutu Riset dan Pengabdian
Dalam pelaksanaan Monev, LP2M menghadirkan reviewer yang memiliki kompetensi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tim reviewer penelitian terdiri atas Prof. Dr. Agustan S., S.Pd., M.Pd. dan Dr. Muh. Arief Muhsin, S.Pd., M.Pd.
Sementara itu, reviewer bidang pengabdian kepada masyarakat adalah Dr. Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Ir. Darmawati, M.Si.
Para reviewer memberikan penilaian sekaligus masukan konstruktif terhadap perkembangan pelaksanaan program, capaian luaran, kesesuaian metode, serta potensi pengembangan hasil penelitian dan pengabdian agar memberikan dampak yang lebih luas.
Atas kontribusi tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh reviewer yang telah meluangkan waktu dan memberikan keahlian akademiknya dalam proses evaluasi.
“Atas nama pimpinan universitas, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas waktu, keahlian, dan komitmen Bapak dan Ibu reviewer dalam memberikan penilaian serta masukan konstruktif bagi peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa,” ungkapnya.
Lima Penelitian Dosen Pemula
Lima tim peneliti yang mengikuti Monev Internal Skema Penelitian Dosen Pemula (PDP) mengangkat tema penelitian yang beragam dan relevan dengan kebutuhan pengembangan ilmu pengetahuan serta persoalan pembangunan.
Pertama, tim yang diketuai Syamsul Ishak, SKM., M.Kes., bersama Asmarani Harma, SS., SKM., M.Kes. dan Mutmainnah Latief, SKM., M.Tr.Adm.Kes., mengangkat penelitian berjudul:
“Decision Support System (DSS) Berbasis Website dalam Perencanaan Administrasi Kesehatan untuk Mendukung Digitalisasi Layanan di RSUD Sulawesi Selatan.”
Kedua, tim yang diketuai Surya Dharma, S.Pd., M.Pd., bersama Nahlah Mustafa Kamal, ST., MT. dan Dr. Nururrahmah, S.Si., M.Si., mengembangkan penelitian berjudul:
“Pemodelan Struktural Ethnoscience Memediasi School Policy dan Character Education terhadap Environmental Literacy Development Generasi Z.”
Ketiga, tim yang diketuai Desy Nurhasanah Sari, S.Si., M.Si., bersama Andriani Usman, S.Si., M.Si. dan Andi Nuraeni, S.Si., M.Si., melaksanakan penelitian berjudul:
“Green Catalyst TiO₂/ZnO-Hidroksiapatit Berbasis Limbah Cangkang Kerang Darah untuk Intensifikasi Produksi Biodiesel Berkelanjutan dari Minyak Jelantah.”
Keempat, tim yang diketuai Azmalaeni Rifkah Ansyarif, S.Si., M.Si., bersama Andriani Usman, S.Si., M.Si. dan Andi Nuraeni, S.Si., M.Si., mengangkat penelitian:
“Nano-Kalsium Berbasis Chelated Complex sebagai Fortifikan Tepung Jagung untuk Meningkatkan Bioavailabilitas Kalsium secara In Vitro.”
Kelima, tim yang diketuai Dr. Sennahati, S.Sos., M.I.Kom., bersama Aditya Putra, S.Sos., M.I.Kom. dan A. Evi Elvira Adnan, S.Sos., M.I.Kom., mengembangkan penelitian berjudul:
“Model Collaborative Governance dalam Pengembangan Parepare sebagai Kota Destinasi Event di Sulawesi Selatan.”
Beragam tema tersebut menunjukkan upaya USY Al Makassari Gowa dalam mendorong penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memiliki relevansi dengan transformasi digital, pendidikan karakter, lingkungan, teknologi pangan, energi berkelanjutan, kesehatan, serta pembangunan daerah.
Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Pemberdayaan
Selain penelitian, Monev juga dilaksanakan terhadap Skema Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang diketuai Fanny Dewi Sartika, S.Kep.Ns., M.Kep., M.Kes., bersama Khumaidi Arief, S.Kep.Ns., M.Kes. dan Didin Wahyudi, S.Pd., M.Pd.
Program tersebut mengangkat tema:
“Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Pangan Fungsional Berbasis Porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) Guna Meningkatkan Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi di Wilayah Sapaya.”
Program ini merepresentasikan komitmen perguruan tinggi dalam mengimplementasikan hasil pengetahuan dan inovasi melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan potensi sumber daya lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Hibah adalah Kepercayaan
Di hadapan para peneliti dan pengabdi, Rektor berpesan agar Monev dipandang sebagai ruang akademik untuk melakukan refleksi dan perbaikan. Dosen penerima hibah diharapkan terbuka terhadap masukan reviewer serta menjadikannya sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan luaran yang dihasilkan.
“Kepada para dosen penerima hibah, saya berpesan: jadikan Monev ini sebagai ruang akademik untuk belajar, menerima masukan, melakukan perbaikan, dan meningkatkan kualitas karya,” kata Rektor.
Menurutnya, keberhasilan program hibah tidak semata-mata diukur dari terselesaikannya kegiatan, tetapi dari sejauh mana penelitian dan pengabdian mampu menghasilkan luaran yang berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Menutup sambutannya, Dr. Sennahati menyampaikan pesan yang menjadi spirit utama pelaksanaan hibah di lingkungan USY Al Makassari Gowa.
“Karena sesungguhnya, hibah adalah kepercayaan, dan kepercayaan harus dijawab dengan integritas, kinerja, dan hasil terbaik.”
Melalui pelaksanaan Monev Internal Tahun Anggaran 2026 ini, LP2M Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, akuntabel, produktif, inovatif, dan berdampak.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat budaya akademik di lingkungan USY Al Makassari Gowa, sehingga setiap dukungan hibah dapat dikonversi menjadi karya, inovasi, publikasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.