News Update

Launching Dukungan Program KIA & IKD, Dorong Identitas Anak dan Digitalisasi Kependudukan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SENNTV.ID, Makassar— Pemerintah Kabupaten Maros bersama pihak swasta menggelar launching dukungan Program Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Hotel Gammara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kepemilikan identitas resmi bagi anak sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di bidang administrasi kependudukan.

General Manager Hotel Gammara, A. Rizki Amanah Ras, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Maros dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Ini adalah bentuk kebanggaan bagi kami, karena Bapak Bupati dapat hadir langsung menyaksikan launching program ini. Kami berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar masyarakat semakin sadar pentingnya identitas kependudukan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hotel Gammara juga menghadirkan berbagai program promo dan aktivitas keluarga yang terintegrasi dengan kepemilikan KIA dan IKD. Mulai dari registrasi, akses fasilitas hotel seperti kolam renang, hingga promo kamar dengan memanfaatkan identitas digital.

Hotel ini sendiri dikenal aktif menghadirkan program ramah anak. Setiap pekan, tersedia kegiatan khusus seperti kids activity, movie time, hingga aktivitas keluarga yang melibatkan anak dan orang tua. “Setiap Sabtu kami menghadirkan kegiatan anak, mulai sore hingga malam. Anak-anak bisa menikmati aktivitas edukatif dan hiburan, sementara orang tua dapat bersantai dengan nyaman,” tambah Rizki.

Sementara itu, Chaidir Syam selaku Bupati Maros dalam sambutannya menegaskan pentingnya kepemilikan identitas sejak dini. Ia menyebut, saat ini kepemilikan KIA di masyarakat masih tergolong rendah, yakni baru sekitar 30 persen.

“Identitas itu sangat penting dimiliki sejak lahir. Kartu Identitas Anak bukan hanya sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan bagi anak. Jika terjadi sesuatu, identitas tersebut bisa sangat membantu,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa KIA berperan dalam mendukung berbagai layanan publik serta menjadi bagian dari sistem administrasi kependudukan nasional. Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi digital.

“Kita menuju era di mana identitas tidak lagi harus dibawa dalam bentuk fisik. Melalui IKD, semua data kependudukan bisa diakses melalui handphone. Ini lebih praktis, aman, dan efisien,” lanjutnya.

Bupati berharap melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, kesadaran masyarakat akan pentingnya KIA dan IKD semakin meningkat. Ia juga mengajak para orang tua untuk segera mengurus identitas anak mereka sebagai langkah awal perlindungan dan pemenuhan hak administrasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum percepatan kepemilikan identitas anak dan digitalisasi layanan kependudukan di Kabupaten Maros.

  Post by Lutfi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
News Update Terkait

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami