News Update

REKTOR, KETUA STIT, DAN MANTAN REKTOR BERSATU DI FSP KSI KSPSI : Kepemimpinan Intelektual Untuk Perjuangan Pekerja Pendidikan

Dr. Sennahati, S.I.Kom.,M.I.Kom (Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa) Dr. Hj. Muku Manoppo, S.KM., M.Kes. (Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bolaang Mongondow ) Dr. Faisal Alhabib, M.Pd (Mantan Rektor Ratu Samban)
Dr. Sennahati, S.I.Kom.,M.I.Kom (Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa) Dr. Hj. Muku Manoppo, S.KM., M.Kes. (Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Bolaang Mongondow ) Dr. Faisal Alhabib, M.Pd (Mantan Rektor Ratu Samban)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

SENNTV.ID, Depok, 11 Februari 2026 — Musyawarah Nasional (Munas) Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia (FSP KSI) KSPSI yang digelar pada 10–11 Februari 2026 di Kinasih Resort, Depok, berlangsung dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Agenda utama Munas ini adalah pengukuhan pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (PD) FSP KSI KSPSI periode 2026-2031.

Munas FSP KSI menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat peran serikat pekerja Pendidikan dalam memperjuangkan hak, perlindungan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Forum ini juga menegaskan komitmen FSP KSI dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, melalui penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.

 

Dukungan Akademisi dan Pimpinan Perguruan Tinggi

Kepengurusan FSP KSI KSPSI kini diperkuat oleh sejumlah tokoh akademisi dan pimpinan perguruan tinggi, antara lain:

  • Dr. Sennahati, S.I.Kom., M.I.Kom — Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa (Bendahara DPP FSP KSI dan Ketua PD FSP KSI Provinsi Sulawesi Selatan)
  • Dr. Hj. Muku Manoppo, S.KM., M.Kes — Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bolaang Mongondow (Ketua PD FSP KSI Provinsi Sulawesi Utara)
  • Dr, Faisal Alhabib, M.Pd — Mantan Rektor Universitas Ratu Samban (Ketua PD FSP KSI Provinsi Bengkulu)
 

Keterlibatan para pimpinan perguruan tinggi ini mempertegas posisi FSP KSI KSPSI sebagai organisasi yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga memiliki basis intelektual dan kepemimpinan yang berpengalaman di dunia pendidikan.

Rekam Jejak dan Komitmen Pengurus

Dr. Sennahati, S.I.Kom., M.I.Kom, yang akrab disapa Nana, sebelumnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi  Universitas Cokroaminoto Makassar selama dua periode dan pernah menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama di Universitas Cokroaminoto Makassar. Kini sebagai Rektor Universitas Syekh Yusuf Al Makassari Gowa, beliau dikenal sebagai pemimpin visioner yang mendorong kolaborasi, penguatan tata kelola, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pandangannya, FSP KSI KSPSI harus menjadi rumah besar perjuangan pekerja Pendidikan. “Serikat pekerja bukan sekadar wadah advokasi, tetapi mitra strategis pemerintah dalam memastikan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidikan sebagai pilar utama kemajuan bangsa,” ujarnya.

Dr. Hj. Muku Manoppo, S.KM., M.Kes., yang akrab disapa Mami, memiliki pengalaman panjang di bidang kesehatan dan pelayanan publik. Pernah bertugas sebagai Bidan di Rumah Sakit Dr. Sutomo Surabaya, Pengelola operasional alat UV di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, serta menjabat Kepala Kelurahan Kotamobagu, Bolaang Mongondow. Kini beliau memimpin STIB Bolaang Mongondow dengan komitmen kuat terhadap peningkatan mutu pendidikan berbasis nilai dan pengabdian.

Beliau menegaskan, perjuangan FSP KSI harus menyentuh aspek kesejahteraan nyata. “Pekerja Pendidikan berhak atas perlindungan, kepastian kerja, serta peningkatan kompetensi yang berkelanjutan. Tanpa kesejahteraan, sulit mewujudkan pendidikan yang bermutu,” tegasnya.

Dr. Faisal Alhabib, M.Pd., memiliki pengalaman sebagai kepala sekolah di SMA 1 Lais, SMK1 Batiknau, dan SMA 15 Bengkulu Utara, serta menjabat Rektor Universitas Ratu Samban sejak 2019 hingga Februari 2026. Ia juga aktif berbagai organisasi dan dikenal sebagai pemrakarsa berdirinya beberapa desa di Bengkulu Utara serta inisiator persiapan pembentukan Kabupaten Bumi Pekal.

Menurutnya, FSP KSI harus menjadi motor perubahan. “Perjuangan pekerja kependidikan bukan hanya soal hak normatif, tetapi juga soal martabat dan masa depan generasi bangsa. Kita harus bersinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang adil dan inklusif,” ungkapnya.

Munas FSP KSI 2026 menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas anggota, serta kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat dan daerah. FSP KSI KSPSI menyatakan siap menjadi mitra konstruktif pemerintah dalam mendukung transformasi pendidikan nasional.

Dengan dukungan para Rektor, Ketua sekolah tinggi, serta tokoh pendidikan berpengalaman, FSP KSI KSPSI optimistis mampu memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja kependidikan secara lebih terstruktur, profesional, dan bermartabat.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam Munas di Depok menjadi fondasi kuat bagi langkah organisasi ke depan mengawal kebijakan, memperjuangkan kesejahteraan, serta memastikan pekerja kependidikan mendapatkan pengakuan yang layak atas dedikasi mereka.

FSP KSI — Bersatu, Berjuang, Sejahtera, Menuju Indonesia Emas 2045.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
News Update Terkait

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami